Terapi neurofeedback adalah salah satu pilihan terapi yang menjanjikan saat ini untuk penanganan ADHD. Neurofeedback adalah tipe dari biofeedback yang dapat digunakan untuk melatih pola gelombang otak anak dengan ADHD/ADD (Attention Deficit Disorder) dan mengubahnya agar menjadi lebih seperti anak-anak normal. Menggunakan elektroensefalografi (rekaman listrik otak) untuk memonitor gelombang otak dan positive reinforcement system, anak akan belajar bagaimana membuat otak mereka menjadi lebih atentif/konsentrasi. Hasilnya adalah berkurangnya gejala ADHD dan peningkatan perilaku yang tidak impulsive atau hiperaktif.
Apakah anak Anda sulit berkonsentrasi dan mengalami gangguan belajar? Apakah guru anak Anda mulai menduga anak Anda mengalami gangguan pemusatan perhatian dan atau hiperaktif? Deteksi dini orang tua terhadap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah faktor penting dalam penanganan ADHD dan perkembangan anak nantinya. Pemeriksaan Continuous Performance Test (CPT) yang objektif seperti dengan alat T.O.V.A (Test of Variable of Attention) juga diperlukan untuk diagnosis dan menilai kemajuan terapi.
“Anak saya nakal, apakah anak saya hiperaktif (ADHD)? Bukankah seorang anak yang aktif merupakan hal yang normal terjadi pada setiap anak pada masa pertumbuhannya?”
Dua pertanyaan diatas seringkali dipertanyakan oleh para orangtua pada masa ini. Mereka selalu dihadapi pada 2 pilihan, apakah menerima perilaku anaknya saat ini (dengan pemikiran bahwa ia hanya nakal biasa) atau mencari penanganan yang lebih lanjut untuk mengatasi perilaku anaknya. Informasi lebih dalam mengenai ADHD, dampak, dan penanganannya dapat membantu orangtua dalam pengambilan keputusan sehingga mereka tidak salah langkah menentukan pilihan untuk masa depan anak mereka.
Di website khusus ADHD ini, Anda dapat menemukan berbagai jawaban / penjelasan dari berbagai pertanyaan yang sering diajukan.
Anda juga dapat berinteraksi, baik dengan sesama orangtua maupun profesional yang berpengalaman menangani anak hiperaktif (ADHD).
Selamat Menjelajahi Website Ini
“Masa depan anak ada di tangan Anda dan dimulai dari saat ini”
From : indah [ 11-01-2012 ]
Dokter, saya indah. Saya punya anak laki2 (15 th) divonis oleh seorang psikolog sbg anak dg ADHD. Memang waktu kecil anak saya sangat aktif, tapi sayangnya saya tidak pernah periksakan ke dokter apakah dia hiperaktif. Mulai usia sekolah sampai saat ini, selalu bermasalah dan dikenal sebagai anak bandel di sekolahnya SD SMP SMA. Sekarang dia sudah kelas 1 SMA boarding school dan hampir DO karena kebandelannya. Dia mencuri HP asrama, ketahuan merokok, mencuri sepatu teman sekamar. Prestasi di sekolahnya selalu baik bahkan mendapat ranking. Tapi itu karena saya selalu telaten mendampingi dia belajar. Pernah saya lepas dia belajar sendiri hasilnya sangat buruk. Ketika kelas 3 SMP tes IQ ternyata IQ nya cukup tinggi yaitu 140. Tapi dia tidak bisa belajar sendiri, melainkan harus selalu didampingi dan diajari. Anak saya ini selalu melakukan kesalahan yang diulang2 walaupun sudah dimarahi oleh ayahnya. Perlu diketahui ayahnya memperlakukan anak2nya sangat keras, bahkan tak jarang menghukum secara fisik. Perlu juga diketahui ketika menjalani persalinan anak ini saya kontraksi selama 20 jam lebih tapi alhamdulillah lahir secara normal. Pertanyaan saya :1. Apakah anak saya benar2 menderita ADHD?2. Apakah ADHD bisa disembuhkan? (mengingat anak saya sudah menginjak remaja)3. Pengobatan apa yang terbaik untuk anak saya? 4. Saya sudah mencoba 2x hipnoterapi, apakah akan efektif untuk kondisi anak saya ini?5. Apakah ada hubungannya pendidikan yg keras dari ayahnya dg ADHD nya?Semoga dokter berkenan menjawab semua pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih dokter.Salam.
Jawab:
1. bisa jadi
2. bisa walau sudah remaja atau dewasa sekalipun
3. pengobatan kombinasi multimodal terapi yaitu dengan obat (karena ada sikap menentang saat ini), psikoterapi, neurofeedback dan terapi habilitasi lainnya sesuai asesmen
4. saya cuma bisa ketawa hahahahaha, dua kali hasilnya gimana? Ada kemajuan tidak? Jelas tidak kan ada gangguan sikap menentangnya, mana bisa terinduksi dengan hipnoterapi? Saya kan juga praktisi hipnoterapi dan untuk informasi kepada seluruh masyarakat, semua psikiater lulusan FKUI harus lulus ujian hipnoterapi!
5. tidak ada hubungan ADHD dengan pola pengasuhan yang keras tapi gangguan sikap menentangnya bsia jadi dari pengasuhan yang keras.
Untuk lebih detail dan jelas, Ibu dan Bapak bisa konsultasi dengan saya di klinik.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : elva [ 11-01-2012 ]
Anak saya mengalami keterlambatan bicara dan sangat sulit berkomunikasi. Namun saya coba beberapa hal seperti mengajarinya membaca dengan metode Glendoman. Saya beri lima kartu dan dia bisa menghapalnya hanya dalam 2 hari dengan lafal yang tepat. tetapi kenapa sulit sekali mengajak dia berkomunikasi tentang hal-hal lain yang sifatnya santai seperti anak pada umumnya. Selain itu kadang-kadang tanpa diduga emosinya terlihat begitu memuncak dan sulit dikendalikan. saya sudah membawa anak saya terapi dan konsul dok psikiater selama 6 bulan ini tapi hasilnya begitu lambat. untuk edukasi seperti menulis dan membaca memang mengalami banyak kemajuan tetapi untuk komunikasi dan berbicara sehari-hari serta bersosialisasi dengan lingkungan tidak mengalami kemajuan yang berarti. sekarang usianya sudah 4,5 tahun saya risau apakah bisa dia masuk TK diusia 5 tahun seperti teman-temannya yang lain.Karena saya perhatikan dia sulit menangkap maksud atau komunikasi dari orang lain apalagi dari teman-temannya. kadang-kadang saya perhatikan dia malah bengong atau tidak fokus jika temannya mengajaknya bermain atau ngomong.
Jawab:
Apakah Ibu sudah konsultasikan hal ini denga psikiaternya? Sebab sulit bagi saya menjawab tanpa data bagaimana perkembangan terapi dan asesmen awalnya.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : Ratri [ 09-01-2012 ]
saya pengen share. anak saya fathma 1,5 tahun sangat aktif sekali. dia ga bisa duduk diam, sudah bisa bicara baru 1 kosakata tapi cenderung males berbicara. saya takut keterlamabatan bicara.dia mau omong apa yg dia pengen omong saja, atau meniru tarian dan nyanyian yang dia suka. tapi sudah bisa mau melaksanakan apa yg kami perintahkan seperti buang sampah, bersalaman, membawa gelas susu di dapur dll. dia juga cepet bosan, tapi kalo menggambar di kertas dan melihat gambar saat diceritakan, dia bisa konsentrasi lama. tapi anak ini kalo dilarang sukanya marah dan sering membenturkan kepalanya di tembok. saya takut karena dulu ketika dia lahir sempat tidak menangis sekitar 7 menitan, setelah tindakan dokter baru bisa menangis.apa anak saya ini ADHD, karena anak kakak-kakak saya mengalami juga keterlambatan bicara, dan bicaranya masih kurang. ada juga yg positif ADHD. saya takut itu hereditas. mohon jawabannya. terima kasih
Jawab:
Tenang Bu, kan usianya baru 1,5 tahun jadi stimulasi aja lebih seering, ajak bicara lebih banyak nanti kalau sudah di TK B juga masih ada gejala-gejala seperti ADHD baru dibawa untuk evaluasi.
Jika usia 2 tahun masih ada keterlambatan bicara dan keterlambatan lainnya atau dalam perkembangan selanjutnya ada masalah emosional boleh juga dibawa untuk evaluasi. Saat ini jangan cemas dulu sebab cemas dari seorang Ibu yang berlebihan juga berpengaruh besar pada perkembangan anak.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : Santi [ 03-01-2012 ]
Dear Dokter, Umur anak laki-laki kami 8 tahun 5 bulan, saat ini kelas 3 SD, di terlambat bicara dan sempat mendapat terapi +/- 6 bulan, dia tidak banyak paham kosakata sehingga semakin banyak menghapal, dia jadi blank, saat ini semakin parah karena setiap ulangan, dia tidak mau mengisi soal, karena bingung dengan soal yang menurutnya sangat panjang, ibu guru di sekolah sudah menginformasikan bahwa anak kami akan tinggal kelas jika tetap seperti itu. Dia suka bahasa inggris, matematika dan menggambar, terakhir ketika dibawa ke Talitakum, diinform bahwa anak kami kehilangan kepercayaan diri, sehingga setiap baca soal sudah berpikir bahwa dia tidak akan mampu menyelesaikan. Karena kami berdua bekerja, maka selepas pulang sekolah, tidak ada yang mengatur kegiatannya, kecuali kursus pelajaran di hari Senin, Rabu, Kamis @1,5 jam, walaupun diatur, dia tidak mau menurut. Sehingga untuk mengulang belajar setelah saya pulang kantor pkl 7-9 malam. Sy akui sering hilan g kesabaran ketika belajar bersama. Mohon bantuan dokter untuk solusi, apakah mengikuti tes TOVA atau neurofeedback.. agar ada perbaikan yang efektif untuk putra kami, terima kasih.
Jawab:
Tampaknya ada kecemasan dalam diri anak Ibu sehingga semakin dia tegang maka semakin tidak mampu berkonsentrasi. Kemungkinan bahwa pada dasarnya ada gangguan konsentrasi belum dapat disingkirkan sebelum kita tes dan juga kemampuan bahasanya. Saya sarankan untuk asesmen konsentrasinya dengan saya dan asesmen kemampuan bahasanya dengan terapis wicara di klinik Taman Anggrek yaitu Bu Haryati, kami akan bersama mengases dan baru bisa tentukan terapi dan pengobatan apa saja yang diperlukan untuk anak Ibu. Ibu bisa menghubungi Mbak Kiki di 5609432 untuk buat janji asesmen, sebaiknya hari Selasa atau Jumat ketika ada saya dan Bu Haryati.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : henny [ 30-12-2011 ]
Saya butuh info obat selain methilphenidate untuk anak adhd dan sekolah apa bisa masuk sekolah umum. apakah dia membutuhkan shadow teacher .sementara ini pemerintah masih blm memberikan respek yg baik.adakah solusi obat yg lain karena anak saya berumur 6 thn.
Jawab:
Ada Bu tapi tidak etis kalau saya tampilakn di sini sebab semuanya psikotropik yang perlu resep dokter karena harus diawasi penggunaannya. kalau saya sebutkan di sini lalu apotek dan toko obat kriminal akan memberikan obat tersebut tanpa tanggung jawab pengawasan penggunaan obat tersebut.
Jadi mohon maklum ya Bu, saya tidak mau disalahkan sebagai penyebar informasi obat psikotropik.
salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : wisnu anggoro putro. [ 27-12-2011 ]
Thanks infonya untuk orang awam seperti saya. anak saya didiagnosa adhd speech delay. trus kata psikiatrinya ada indigonya. apa yg harus saya lakukan dok. TERIMA KASIH
Jawab:
Yang harus dilakukan ya ikuti saran psikiaternya untuk mengejar keterlambatan bicara anak Anda sehingga sesuai usianya dan mengendalikan ADHD-nya supaya masa depannya bisa tertata dan dapat mencapai GOAL dalam hidupnya.
Selamat mencoba ya dan terus semangat demi buah hati kita, generasi penerus bangsa.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : aan yudianto [ 26-12-2011 ]
Selamat siang docter,saya ada pertanyaan tentang anak saya yg ingin masuk ke perguruan tinggi,namun saya ingin tahu kemampuannya dan masuk ke jurusan apa yg cocok.terima kasih
Jawab:
Nah kalo kayak gini perginya ke psikolog deh untuk psikotes dan minat bakat, jika ingin tes di klinik Taman Anggrek bisa hubungi mbak Kiki di 5609432 untuk buat appointment dengan Pak Fidelis, tim psikolog pendidikan kami.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : OkkyJ [ 21-12-2011 ]
Slamat sore dok,anak sy laki2, usia 3th 10bln. Sy baru diberitahu guru kelasnya kl dikelas dia suka iseng/mengganggu temannya. tidak bs duduk diam (kl duduk tangan&kakinya kemana2), sukanya main berantem2an. sdh ada beberapa ortu murid yg komplain krn anaknya nangis dipukul/ditendang. Kalau dinasehati oleh gurunya dia diem/mendengarkan dan mau minta maaf, tapi 5mnt kemudian begitu lagi...Dirumah jg begitu dok, ga bs diem, suka mengganggu kakanya (perempuan, 5th). suka melempar barang kl dilarang/dimarahin nangis. Kalu mau tidur hrs main dulu sampai keringetan dan seringkali posisinya guling2an...Apakah anak saya termasuk ADHD dok? terimaksih...Salam,OkkyJ
Jawab:
Bisa jadi nih, omong-omong coba untuk agresifnya, anak jangan diijinkan nonton sejenis power ranger dkk yang isinya berantem-berantem melulu lawan monster. Nah untuk asesmennya silahkan cari pusat kesehatan jiwa anak dan remaja di kota anda. Jika di Jakarta, bisa ke tempat saya di Klinik Taman Anggrek telp 5609432.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : Arif Hasan [ 19-12-2011 ]
Anak perempuan saya usia 5 th, saat ini bersekolah play group, mengingat usianya dan lama waktu berada di PG saya merasa kasihan, anak saya untuk berbicara cukup sulit menggerakkan bagian tubuh terutama jari-jari sangat sulit, suka marah atau merusakan benda bila tidak sesuai hatinya. Beberapakali saya bawa ke dokter anak, psikolog dan psikiater dimungkinkan ada gejala ADHD. apakah benar anak saya ADHD bagaimana penanganannya ?alamat saya ada di Kota Gresik, Jawa Timur barangkali dokter punya \'chanel\' untuk proses penyembuhan anak kami di wilayah surabaya atau gresik utamanya Termaksih atas bantuannya.
Jawab:
Bisa di bawa ke RSJ Menur, coba tanyakan pelayanan kesehatan jiwa anak dan remaja?
Atau coba cari dr Sasanti Yuniar, SpKJ di RS Mitra di Surabaya (sorry saya lupa Mitra yang mana, kalau gak salah ada 2 Mitra di Surabaya, coba aja telpon untuk informasi).
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : firdiani [ 17-12-2011 ]
Siswa sy sulit untuk menerima materi pelajaran yang berkaitan dengan membaca. ucapannya selalu meniru kebiasaan teman, jahil yang mengarah untuk mencubit atau meludah......terapi apakah yang bisa sy berikan untuknya? kendala sy yang kedua ibu nya sangat pendiam bertindak hanya seperlunya.......
Jawab:
Apakah ada guru konselor di sekolah Ibu? Jika ada, minta bantuan beliau untuk konseling dan beri psikoedukasi pada Ibunya dulu bahwa kemungkinan anaknya adalah anak berkebutuhan khusus dan perlu diperiksakan ke dokter. hal ini perlu dilakukan karena besar kemungkinan orang tua marah dengan guru kalau tidak kita berikan informasi dengan teknik konseling.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : bunda aisyah [ 14-12-2011 ]
Pak dokter yth, saya ibu dari seorang putri berumur 7th yg didiagnosa ADHD. Saat ini putri saya ikut terapi okupasi 2x seminggu dan tetap sekolah di madrasah meski di kelas baru belajar konsep bilangan sementara teman2nya sdh mengerjakan tugas mandiri. Dokter jiwa dan dokter anak putri saya menyarankan konsumsi Ritalin atau prohyper yg dua2nya sdh tdk beredar lagi. Boleh saya minta saran obat dari dokter, krn saat saya minta resep yg lain dokter baru menjanjikan dan sampai skrg blm diberi. Kami tinggal d boyolali, adakah rujukan utk test t.o.v.a atau terapi neurofeedback? mohon dibalas, terimakasih banyak dok.... Salam.
Jawab:
Prohiper sudah ada Bu stock-nya.
Tes TOVA tidak ada selain di Jakarta Bu. Neurofeedback mungkin ada di beberapa RSJ saat ini. Coba Ibu hubungi RSJ terdekat yang ada fasilitas kesehatan jiwa anak dan remaja.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : bunda zhillan [ 11-12-2011 ]
pagi dok,,,ke klinik dr yang mana ya,yang lebih murah biayanya?ke sunter atau taman anggrek..
Jawab:
Yang paling murah ke RSJ Dr. Soeharto Heerdjan di Jl. Raya Prof Dr. Latumeten No 1. Grogol Jakarta Barat, Bu. Ini bagian dari \'charity\' saya pada bangsa dan negara.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : titin widyanti [ 08-12-2011 ]
dok, saya punya anak umur 1,2 tahun, kenapa ya dok setiap apa yang dia ingginkan tidak dituruti atau dia lagi kesal dia sering menepuk2 kepalanya sendiri..bagaimana cara mengatasinya apa perlu di terapi ya dok trus dia juga belum bisa ngomong bisa nya cuman kata "mamam" dan berjalan pun belum lihai...
Jawab:
Tumbuh kembang lainnya gimana?
Biasanya kita tes perkembangan dengan Denver Development Scale untuk melihat apakah ada keterlambatan perkembangan? Coba terus berikan stimulus dan tunggu beberapa bulan lagi, jika masih terlambat bicara dan berjalan, langsung deh dibawa ke klinik tumbuh kembang terdekat.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : zakaria [ 08-12-2011 ]
Mohon info psikiatri atau tempat terapi ADHD di daerah Cikarang dok. trims sebelumnya
Jawab:
Coba hubungi RS Siloam Cikarang? Mungkin ada.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : lala [ 06-12-2011 ]
sore,ada yang saya tanyakan. apakah anak ADHD mempunyai masalah dalam hal motorik halus, terutama dalam menulis.
Jawab:
ya ada yang ko-morbid dengan gangguan motorik halus sehingga clamsy. Tapi tidak selalu harus ada gangguan ini pada anak ADHD.
salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : hayu muriandari [ 01-11-2011 ]
dok, anak saya 6 thn, didiagnosa sbg anak indigo,ADHD dan hiperaktif. apa yg hrs kami lakukan? kami tinggal di Solo.
Jawab:
Cari Psikiater di Solo kan ada FK UNS jadi pasti ada psikiaternya dong di Solo hehehe. Masa ibu mau pindah Jakarta untuk terapi anak Ibu dengan saya? :-)
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : denny [ 31-10-2011 ]
malam ..dok,saya mengalami gangguan kecemasan,kalau cemas nya tinggi sekali saya jadi panik,dan saya jadi takut keluar rumah.sudah 3 psikiater yang mengobati,dikasi obat alprazolam,sama antidepresi,tp kondisi saya masih seperti itu juga.saya di padang dok..saya minta pendapat dari dokter,saya harus bagaimana lagi...
jawab:
Pengobatan diteruskan dan latihan relaksasi, mindfulness, jika perlu dengan alat biofeedback untuk latihan awal. Setelah latihan berhasil mengendalikan gejala maka obat dapat dikurangi bertahap.
Kalau sedang liburan ke Jakarta deh nanti saya ajari dasarnya untuk latihan.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : renny [ 29-10-2011 ]
Dok anak sy umur 3 th didiagnosa adhd sekarang sedang menjalani terapi, apakh terapi saja bisa efektif menyembuhkan adhdnya atau harus dibarengi dgn minum obat? karena sy kuatir anak sy kebanyakan minum obat selain dia ada asma dan alergi yang hrs minum obat alergi terus dok. kedokter mana sy sebaiknya konsultasi ya.. tks...
jawab:
Tergantung tingkat ADHD-nya, ada yang bisa kita coba tanpa obat, ada yang harus minum obat dulu sambil terapi dan kemudian secara bertahap obat kita kurangi. Berobatnya ya ke dokter spesialis kedokteran jiwa alias psikiater. kalo ke psikolog ntar gak ngerti obat asmanya lage...kan psikolog bukan dokter kalo psikiater kan dulunya dokter umum dan sampai sekarang masih dokter juga hehehe.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : bdiarto [ 28-10-2011 ]
Anakku telah berumur32 bulan,tapi belum dapat bicara dg sempurna,hanya bisa bicara papa,mama dan beberapa kata lengkap lainnya.Sebagian lagi hanya penggalan kata saja seperti uu untuk susu,ati,ari,dan lainnya kebanyakan hanya suku kata yg dibelakang.Disamping itu dia sering takut/menangis di tempat umum spt sekolah/tempat ibadah dll(meski belum sekolah ),dan ingin selalu dekat ibunya.Tapi bila diajak ke supermarket dia senang dan berani jalan sendiri dan memilih makanan kesukaanya sendiri.Sehari-hari suka dengan bermain air berkali2 ,terkadang berbohong pengin pipis/BAB padahal sebenarnya hanya ingin bermain air.Bila malam akhir2 ini suka basuh mukanya berkali-lali,mungkin karena panas atau ada sebab lainnya.Apakah anakku itu termasuk gejala ADHD/Autis atau berkebutuhan khusus lainnya,Seringkali mainannya ngga boleh dipinjam oleh adiknya yg baru berumur hampir 1 th.
Jawab:
Saya belum bisa komentar apakah ada berkebutuhan khusus atau apa yang jelas perlu stimulasi lebih untuk bicaranya, tampaknya kemampuan pengertian bahasanya sudah lumayan ok ya? Saran saya terapi wicara dulu deh.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : Susanty [ 27-10-2011 ]
Saya punya putra usia 4 th, memiliki keterlamabatan bicara. Sudah saya masukan ke tempat terapi wicara selama 1 tahun tapi perkembangan sedikit sekali,saya tanya dengan pembimbingnya dan jawabannya karena anak saya ada kecenderungan kurang konsentrasi. Tidak mau mengikuti instruksi dari pembimbingnya malah kadang tanpa diminta tau2 dia bicara 3-4 kata, kontak mata juga bagus hanya tidak bisa lama. Senang sekali buat masalah untuk mengambil perhatian baik dari kakaknya maupun kami orangtuanya. Senang sekali meniru dan bila sudah senang akan dilakukan berulang2 walaupun kadang dilarang. Tidak bisa diam, cenderung hyperaktif tapi kadang bila ada yg disukai bisa duduk lama sekitar 1/2-1 jam. Senang diajak bermain, kalau marah suka memukul kaca lemari buku atau pintu bahkan kadang suka banting pintu. Saya masih bingung, anak ini cenderung masuk kategori apa yah dok??
Jawab:
Bisa jadi ADHD, kalau marah suka mecahin sih ini bisa sikap impulsifnya tapi juga bisa memang karakter agresif bawaannya. Nanti kalau sempat dibawa tes TOVA deh kalau anaknya bisa mengerti instruksi sebab usia 4 tahun keatas sudah bisa di tes TOVA.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : dipta [ 26-10-2011 ]
Dok anak saya umur 4thn, sampai sekarang ubelm sekolah dulu sudah saya masukkan ke playgroup sekarang ga mau sekolah. dan dia ga mau bersosalisasi dengan teman2nya, maunya main d rumah terus sama bapak ibunya aja. dan susah sekali dinasehati...bagaimana dok jalan keluarnya supanya dia mau bersosalisasi dan mempunyai teman banyak.
Jawab:
Coba ajak mulai bermain dengan sepupunya, anak tetangga sebayanya, bawa ke taman bermain seminggu beberapa kali dan akhirnya bawa ke sekolah setiap hari. Jadi dicoba bertahap. Tapi.....kalau dengan kita coba bertahappun kecemasannya masih tinggi dalam bersosialisasi maka bawalah anak untuk berkonsultasi dengan psikiater terdekat. Mungkin perlu kombinasi pengobatan dan terapi bermain (play therapy)?
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : ellen [ 26-10-2011 ]
Malam dok..,sy pny anak perempuan berusia 8th didiagnosa ADHD dan diberi saran agar diterapi okupasi. Yang sy mau tanyakan disini perlukah sy memindahkannya ke sekolah berkebutuhan khusus untuk anak ADHD karena dia kalau di sekolah yg skrg sangat susah sekali untuk mendengarkan gurunya dan cenderung mengganggu teman2 yg lain. Dia seringg meninggalkan pelajaran dikelas dan bermain dgn anak2 yg lebih tua di sekolah. Apakah anak ADHD yg berusia 8 th msh bs disembuhkan hanya lewat terapi okupasi dok?
Jawab:
Tergantung tingkat ADHD-nya, makanya saya menggunakan tes TOVA untuk asesmen dan monitoring keberhasilan terapi. Biasanya ADHD murni, dengan kombinasi terapi dan pengobatan bisa bagus kok dan tak perlu masuk sekolah berkebutuhan khusus. kasihan kalau di sekolah berkebutuhan khusus sedangkan ia mampu di sekolah umum sebab satu hal penting dari sekolah adalah networking alumni-nya ketika anak kita sudah besar nantinya.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : linda windrasti [ 25-10-2011 ]
Selamat sore dokPertanyaan saya mungkin agak banyak, karena terus terang sekarang nih bingung ngadepin anak saya...Usianya 2,5 thn, blm bisa bicara, tp kadang bisa sih nyebutin suku kata terakhir, kebanyakan sih ngeracau nggak jelas..Anaknya sama sekali nggak bisa diem dan ga ada capeknya, dan beberapa kali dia kalau tidur kebangun, sperti orang ketakutan, kmudian susah lagi untuk tidur. Di umur dia 1 th, pernah sampai 4 hari dia bener2 minta gendong terus, seperti ketakutan, dan berulang lagi pd wktu pas usia 2 th kemarin. Saya sudah bawa dia ke psikolog, diagnosa awal adalah asperger, kmudian ada hiper sensitif terhadap "hal-hal" yg kasat mata, disarankan untuk tes aura, hasil dari tes aura. Kemudian saya coba lebih sering berinteraksi, ngajak ngobrol, memang ada hasilnya, dia bisa ngomong wlp ga jelas, saya bawa lagi ke psikolog, disarankan terapi wicara, krn didiagnosa hiperaktif.Tapi terapisnya sendiri kewalahan juga, krn hanya bertahan 15 mnt dia bisa duduk diam, slebihnya udh bosan, dan ngambek kalau diteruskan terapinya. Kira2 anak saya nih knp ya dok ? terapi apa yang tepat ? secara motorik kasarnya sih bagus banget, dia anak perempuan, tp jago manjat2 :)Maaf dok, kalo terlalu banyak,Terimakasih atas bantuannya.
Jawab:
Perlu asesmen untuk menentukan apakah ini asperger dengan ADHD? Jika terapis sudah mencoba terapi okupasi tapi gagal maka kombinasi pengobatan harus dipertimbangkan agar terapi okupasi dan terapi wicaranya efektif mencapai perubahan perilaku dan kemudian obat bisa kita kurangi perlahan-lahan.
salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : Anita [ 25-10-2011 ]
Salam, Dok, anak saya 1,9 bulan apakah termasuk adhd ? , Aktif tapi sampe sekarang masih belum bisa bicara, anteng kl liat iklan tv aj.. Tapi doyan pura2 baca buku tp cuma keluar kata2: mama...ma..ma... tp emang jarang kontak mata jg, trimz
Jawab:
Sayang saya belum bisa ilmu menerawang Bu hehehe....tampakya bisa jadi PDD NOS yah kalo kontak matanya jarang, ada delayed speech dll tapi.....ini belum pasti loh Bu kan sudah saya bilang, saya gak bsia menerawang. So Baiknya dibawa dulu deh untuk periksa dan observasi.
Salam,
Dr. Dharmawan A Purnama, SpKJ
From : yudhistira [ 24-10-2011 ]
Dokter, anak sy umur 3,5 tahun...dari kecil gerakan nya cepat dan buru2...perkembangan motorik kasar bagus. dia jalan umur 11 bulan. motorik halus juga bagus cuma karna buru2 jadi serba tergesa2. Yang jadi masalah dia ga bs duduk tenang dlm wkt lama trus mulutnya ngoceh terus...Krmn udh ke dr.Sunartini di Jogja trus disuruh beli obat Ritalin cuma sampe sy cari dikota2 besar skrg obat itu lg ga ada. Untuk kognitif anak saya termasuk cerdas dok...main puzzle, warna, angka,, huruf smua dia tau. komunikasi lmyn bagus cuma memang anak saya agak speech delay karna br muali bs ngomong stlh 2 tahun. Gmn yg terbaik utk anak saya dok...terapi apa dan obat apa selain Ritalin yg susah dicari di pasaran..trims
Jawab:
Kalau dari yang ibu ceritakan tampaknya anak ibu tidak ada kendala (perkembangan motorik bagus, kognitif bagus) lalu kenapa harus diobati? Usia 3,5 tahun kan usia dimana masih masa eksplorasi? jadi kalau sedikit hiperaktif tidak masalah toh? Apakah sampai tidak bisa diarahkannya sehingga ibu periksakan anak ibu? Mohon maaf saya belum berani menyarankan obatnya karena saya masih ragu dengan keadaan anak Ibu, apakah benar-benar ada hendaya karena aktifnya tersebut.
Terapi neurofeedback adalah salah satu pilihan terapi yang menjanjikan saat ini untuk penanganan ADHD. Neurofeedback adalah tipe dari biofeedback yang dapat digunakan untuk melatih pola gelombang otak anak dengan ADHD/ADD (Attention Deficit Disorder) dan mengubahnya agar menjadi lebih seperti anak-anak normal. Menggunakan elektroensefalografi (rekaman listrik otak) untuk memonitor gelombang otak dan positive reinforcement system, anak akan belajar bagaimana membuat otak mereka menjadi lebih atentif/konsentrasi. Hasilnya adalah berkurangnya gejala ADHD dan peningkatan perilaku yang tidak impulsive atau hiperaktif.
Apakah anak Anda sulit berkonsentrasi dan mengalami gangguan belajar? Apakah guru anak Anda mulai menduga anak Anda mengalami gangguan pemusatan perhatian dan atau hiperaktif? Deteksi dini orang tua terhadap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah faktor penting dalam penanganan ADHD dan perkembangan anak nantinya. Pemeriksaan Continuous Performance Test (CPT) yang objektif seperti dengan alat T.O.V.A (Test of Variable of Attention) juga diperlukan untuk diagnosis dan menilai kemajuan terapi.